Showing posts with label Refleksi Jiwa. Show all posts
Showing posts with label Refleksi Jiwa. Show all posts

Saturday, 15 February 2014

.........mungkin aku gak selevel..............


Beberapa bulan terakhir ini, sepertinya aku jarang  nulis di blog ini. Alasannya banyak, seperti alasan gak ada ide menulis. Alasan lain adalah rasa malasku yang mulai menyerang semenjak "senjata"ku tiba-tiba "sakit". Mereka adalah Kompi dan Lappi, yang secara bersamaan rusak. Fyuhhh! Akhirnya melalui proses  yang sangat lama untuk menservisnya, masalah itu muncul kembali seperti tiba-tiba Kompi mati dengan sendirinya, begitu juga dengan Lappinya...Ckckck. Kejadian ini kemudian berpengaruh dengan semngatku yang dulu pernah ada, seperti menulis berbagai macam kejadian  kemudian dituangkan melalui tulisan, serta kranjinganku belajar menulis flahsfiction, dengan prompt2 yang di berikan,  lewat dengan santainya berlalu tanpa aku garap sedikit pun hingga  berganti prompt selanjutnya.. Hikkss, sedih banget!


Friday, 6 September 2013

Rapuh By OPICK


detik waktu terus berjalan 
berhias gelap dan terang
suka dan duka tangis dan tawatergores bagai lukisan
seribu mimpi berjuta sepi 
hadir bagai teman sejati 
di antara lelahnya jiwa  
dalam resah dan air mata
kupersembahkan kepadaMu 
yang terindah dalam hidupku
meski ku rapuh dalam langkah 
kadang tak setia kepadaMu
namun cinta dalam jiwa 
hanyalah padaMu
maafkanlah bila hati
tak sempurna mencintaiMu 
dalam dadaku harap hanyadiriMu yang bertahta
detik waktu terus berlalusemua berakhir padaMu 


Semua kan kembali kepadaMu Ya Allah......Hanya diriMu yang masih bertahta dalam dadaku...
Maafkanlah Bila Hati ...kadang lupa akan kehadiranMu...
Baik Itu sebuah kesenangan maupun sebuah Duka...
Semua akan berakhir padaMu jua.........





 
Credit

Thursday, 1 August 2013

Allah Telah Menunjukkan Arti Syukur Yang Sebenarnya Bagi kami

Teman.......Tahun ini adalah tahun dimana kami sekeluarga di beri sebuah berkah. Syukur yang selama ini aku  dengungkan seantero semesta sepertinya sedang menguji kami. Kenapa aku berfikiran demikian?

Followers