Friday, 8 February 2013

Prompt# 3 : Terlambat!

Sabtu ini adalah hari pertamaku ikut sebuah kursus pembuatan roti di daerah sekitar Fatmawati.Pukul sembilan tepat aku harus sampai sana.Jadi sekitar jam delapan aku mulai perjalanan dari Cengkareng, tiba-tiba sebelum berangkat ban motorku kempes karena ada paku.Akhirnya ku putuskan untuk mengendarai bis umum.Pikiranku sedikit kacau setelah diperjalanan.Jalan ternyata macet, aku pikir hari Sabtu jalan lenggang."Sepertinya aku akan terlambat di hari pertamaku kursus.....", gumamku.

"Gawat!"

Aku melirik jam di tangan, sudah lewat 3 menit! Kupercepat lariku, walaupun tahu bahwa itu hanyalah usaha sia-sia. Aku sudah telat!

"Tidak apa-apa," kataku menenangkan hati.

Aku mulai memasuki ruangan dan mengetuk pintu. Seketika semua mata di dalam ruangan ini melihat ke arahku.Kemudian aku ambil posisi bagian belakang karena bagian depan sudah penuh terisi.Mataku sedikit melihat sesorang tadi duduk dibagian depan.Sosok itu pernah aku kenal.Sambil berusaha menenangkan pikiran kuikuti kursus kue yang dimulai dengan teori yang dilanjutkan praktek.Sosok itu mengingatkanku pada seseorang yang pernah menambat hatiku saat itu dan kami harus putus dijalan karena orang tua menjodohkanku dengan laki-laki pilhannya.



Disesi praktek, aku berusaha menemui laki-laki tadi yang sempat menyita perhatianku.kemudian aku hampiri.
Betapa kagetnya saat itu ternyata laki-laki itu adalah  benar mantanku  yang dulu pernah ada dalam cerita hidupku.
"A...Arif?" sapaku.
"Hii, kok kita bisa ketemu ya disini."
"Lah kamunya ngapain laki-laki ikut kursus membuat roti?"
"Emang gak boleh laki-laki juga bikin kue? bukannya banyak tuh pembuat kue justru laki-laki?"
"Iya juga. lantas apa misimu kursus kue disini?"
"Sekedar hobby, kamu juga misi apa kesini?
"Kalau akukan jelas dari dulu Ibuku tukang kue, wajar kalau aku mau kembangin."


Aku bergegas pulang  sambil meyudahin pembicaaraanku terhadap laki-laki yang pernah ada dalam hidupku masa itu.Tiba-tiba Arif menarik lenganku.
"Kok buru-buru , mau kemana?"
"Aku ada janji sama suami dan anak-anakku jalan ke Mal."
"Entar dulu , ada yang ingin aku bicarakan sama kamu".
"Tentang apa?" sedikit penasaran.
"Setelah bertemu setelah hampir sepuluh tahun kamu ada perubahan ya.?"
"Berubah tua?"
"Sekarang kamu tambah cantik, aku suka kamu "
"telat ngomongnya, dan maksudnya apa ngomong seperti itu?"
"Biar tau kalau aku benar-benar suka"
"Sudahlah jangan kau ungkit lagi , itu masa lalu sekarang aku lagi ditunggu sama anak-anakku"


Dalam perjalananku sedikit kacau setelah Arif menyatakan sesuatu yang membuat aku sedikit tersanjung dan terlena akan kata-katanya.Masih dalam tanda tanya.Maksudnya apa juga bicara suka saat ini, padahal masing-masing sudah ada yang punya..

" Mama.kenapa malam sekali pulangnya? katanya tadi jam lima nyampe rumah".Sapa suamiku yang sejak tadi sedang menugguku.
"Ayo, sekarang berangkat aja ".jawabku sedikit kaget.
"Sudah jam berapa ma sekarang, liat jam gak?
"Jam.?"
Berusaha melihat jam dinding dirumah.Waktu menunjuk pukul jam sembilan.

"Ya udah gagal lagi jalannya ke Mal".Sahut salah satu anakku sedikit kecewa.
"Maafkan mama sayang, tadi jalan sedikit macet" berusaha menenangkan salah satu anakku.
Sambil berbicara dalam hati."padahal keterlambatanku ini juga karena baru ketemu sang mantan." 
"Coba kalau tadi aku tak ku gubris pembicaraanya, pasti aku tidak terlambat janjian sama anak suami"..sambil menghela nafas.






 

8 comments:

  1. mak, ide ceritanya oke mak. cuma ada kata-kata dan tanda baca yang perlu diperbaiki. hobby itu dah dibakukan menjadi hobi, kalau mau tulis hobby, berarti cetak miring.
    "Setelah bertemu setelah hampir sepuluh tahun kamu ada perubahan ya.?" ini gak usah pake titik mak, langsung tanda tanya saja. itu dulu mak, semoga bisa saling belajar ya...:-)

    ReplyDelete
  2. Naaahhh...hati2 loh..:D, tapi kan Mbak, ngobrol sama Arif nya cuma sebentar, tapi sampe rumah udah malem banget ya, bener cuma ngobrol?hehehe..nice Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebenarnya mau saya terangin selus2nya kok, masih bingung, takut terlalu bertele2....#masih bingung cerita waktunya

      Delete
  3. ide cerita simpel.. tapi cara penyampaiannya masih mbulet :)) menurutku sih mak... latihan terus yak!! sumangad!!!! ^^

    ReplyDelete
  4. setuju sama mak carra.... kayanya agak rancu... itu dia ngobrol dulu ya.. ga langsung pulang??

    kok bisa telat?? padahal perginya cepet.. cuma telat sebentar :)

    bersemangatttt sama2 belajar kita :)

    ReplyDelete

Followers